RSS

2. Tekanan Hidrostatis

03 Jun

        Fluida yang berada dalam suatu wadah, memilik gaya berat akibat pengaruh gravitasi bumi. Gaya berat fluida menimbulkan tekanan di dalam fluida tak mengalir, yang diakibatkan oleh adanya gaya gravitasi ini, disebut tekanan hidrostatis. Sehingga tekanan hidrostatis adalah tekanan di dalam fluida yang tak mengalir yang diakibatkan oleh adanya gaya gravitasi, dirumskan sebagai berikut :


         Misalnya, sebuah bak berisi air yang beratnya m.g ( lihat gambar 1.1) yang mempunyai luas penampang A dan tinggi (kedalaman) air diukur dari permukaannya adalah h, maka besarnya tekanan hidrostatis di titik S yang berada di dasar bak dapat dirumuskan sebagai berikut:



Massa air dalam bak adalah :


V = volume air dalam bak

= luas alas x tinggi

= A . h

Sehingga :


Dengan mensubstitusikan persamaan (1.4) ke persamaan (1.2) akan diperoleh :


Dengan :

ρ = massa jenis zat cair (kg/m3)

g = percepatan gravitasi bumi (m/s2)

h = kedalaman air diukur dari permukaannya ke titik yang diberi tekanan (m)

Ph = tekanan hidrostatis (N/m2)

Untuk menghitung tekanan udara luar (tekanan barometer) gambar 1.2.

Maka besarnya tekanan pada titik T yang berada pada kedalaman h di dalam fluida dapat dirumuskan :


Dengan :

P0   = tekanan udara luar

Ph = tekanan hidrostatis

PT   = tekanan di titik T

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 3, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: